Tampilkan postingan dengan label Al Quran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Al Quran. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 Oktober 2023

Fadhilah al-Fatihah



Dalam sebuah hadits dikisahkan bahwa Malaikat Jibril a.s. berkata kepada Rasulullah Saw.: “Wahai Muhammad, aku pernah khawatir siksa akan menimpa umatmu, namun ketika turun al-Fatihah aku merasa tenang.” Rasulullah Saw. bertanya: “Mengapa, ya Jibril?” Jibril a.s. menjawab, “Sesungguhnya Allah ta’ala pernah mengatakan bahwa neraka Jahanam disiapkan untuk umatmu. Neraka Jahanam memiliki tujuh pintu, sedangkan ayat-ayat al-Fatihah ada tujuh. Barangsiapa membaca ketujuh ayat itu, maka jadilah masing-masing ayat tersebut penutup buat tujuh pintu Jahanam, dan dengan demikian umatmu melewatinya dengan selamat.”

Memperbanyak membaca surat alFatihah bisa menambah banyaknya nikmat Allah yang diberikan kepada pembacanya. Sebab, surat al-Fatihah adalah Surat Syukur. Padahal, Allah berjanji bahwa barangsiapa mendapat nikmat dan lantas dia bersyukur maka Allah akan menambah nikmat tersebut; sebaliknya, barangsiapa mengingkari nikmat Allah maka sungguh siksa Allah sangat pedih.

Diriwayatkan dari Umar bahwa Rasulullah Saw. bersabda, “Apabila engkau mengucapkan alhamdulillahi robbil alamin, maka sesungguhnya engkau benar-benar telah bersyukur kepada Allah ta’ala.” (HR. Ibnu Jarir, ad-Dailami, dan Hakim)

Surat al-Fatihah juga merupakan surat pencegah berbagai petaka dan penyakit bagi siapa saja yang membacanya.

Diriwayatkan dari Ibn Abbas dikisahkan bahwa ketika cucu Rasulullah Saw., Hasan ibn Ali ibn Abi Thalib, menderita sakit yang sulit disembuhkan, Rasulullah Saw. bersusah hati, dan kemudian Allah memerintahkan Rasulullah Saw. untuk membacakan sebuah surat yang tidak ada huruf fa’-nya— karena huruf fa’ berasal dari kata âfat yang berarti petaka—ke wadah berisi air sebanyak 40 kali, dan dengan air tersebut Hasan kemudian dibasuh kedua tangannya, kedua kakinya, wajahnya, kepalanya, serta anggota tubuhnya yang tak terlihat dan yang terlihat, dan insyaallah Allah akan menghilangkan apa saja yang menyakitinya.

Diriwayatkan dari Ibnu Mas’ud, Rasulullah Saw. bersabda, “Barangsiapa menjalankan shalat 12 rakaat di waktu siang atau malam; kemudian membaca al-Fatihah, membaca surat-surat, melakukan tasyahud (tahiyat) dalam setiap dua rakaat, dan membaca salam; kemudian sesudah tasyahud pada dua rakaat yang terakhir sebelum salam melakukan sujud; kemudian dalam sujud itu membaca al-Fatihah 7 kali, Ayat Kursi 7 kali, dan mengucapkan: Lâ ilâha illallâhu wahdahu lâ syarîka lahu. Lahul mulku walahul hamdu wahuwa ‘alâ kulli syai’in qadîr. sebanyak 10 kali. Kemudian membaca: Allâhumma innî as’aluka bima’âqidil ‘izzi min ‘arsyika wamuntahar rahmati min kitâbika wa bismikal a’zhami wa wajhikal a’lâ wakalimâtikat tâmmâti an taqdhiya hâjatî. “Kemudian menyebut hajatnya, lalu mengangkat kepalanya dan membaca salam dengan menoleh ke kanan dan ke kiri; maka sesungguhnya Allah Swt. akan mengabulkan hajatnya.” Kemudian Rasulullah Saw. bersabda, “Jangan kau ajarkan doa ini kepada orang-orang bodoh karena doa ini mustajabah.”

Berkata Syaikh al-Imam Ahmad ibn Ali al-Buni: “Barangsiapa membaca al-Fatihah 30 kali setelah shalat subuh, kemudian 25 kali sesudah shalat zhuhur, kemudian 20 kali sesudah shalat ashar, kemudian 15 kali sesudah shalat maghrib dan 10 kali sesudah shalat isya’, sehingga hitungannya mencapai 100 kali, maka dia akan terkabul hajatnya secara cepat.”

Beliau juga mengatakan: “Barangsiapa membaca al-Fatihah 100 kali sehabis setiap shalat maktubah (shalat lima waktu), maka dia akan mencapai tujuannya dengan cepat.”

Beliau juga mengatakan: “Barangsiapa membaca al-Fatihah sebanyak hurufnya, yaitu 125 kali, setiap hari, maka dia akan mencapai tujuannya (hajatnya) dengan mudah dan cepat

Syaikh al-Imam Muhyidin ibnu Arabi menyatakan: “Barangsiapa memiliki hajat, maka baca al-Fatihah 40 kali sesudah shalat maghrib sesudah menyelesaikan shalat fardhu dan shalat sunahnya; dan tidak beranjak dari duduknya sampai ia menyelesaikan bacaannya; dan kemudian meminta kepada Allah Swt. dengan membaca doa:

Ilâhi ilmuka kâfin ‘anis suâli ikfinî bihaqqil fâtihati suâlan, wa karamuka kâfin ‘anil maqâli akrimnî bihaqqil fâtihati maqâlan, wa hashshil mâ fî dhamîrî.

Dan kemudian menyebutkan hajatnya. Sayyid Muhammad Haqy an-Nazily menyebutkan bahwa sebagian ulama berkata: “Barangsiapa melanggengkan membaca al-Fatihah di waktu sahur 41 kali, maka Allah Swt. akan membuka rezekinya dan memudahkan semua urusannya dengan tanpa susah payah.” Syaikh at-Tamimi rahimahullah berkata: “Barangsiapa melanggengkan membaca al-Fatihah dengan Basmalah di antara shalat sunah subuh dan shalat fardhu subuh sebanyak 41 kali, maka apa pun yang dicarinya akan tercapai; bila dia seorang fakir maka Allah ta’ala akan membuatnya kaya, bila dia memiliki utang maka utangnya akan lunas, bila dia sakit maka dia akan disembuhkan dengan cepat, dan bila dia lemah maka dia akan dikuatkan.” Sebagian ulama mengatakan: “Barangsiapa melanggengkan membaca al-Fatihah di waktu sahur 41 kali, maka Allah Swt. akan membuka rezekinya dan memudahkan semua urusannya dengan gampang.

Baca Inspirasi yang lain di blog kami

Sabtu, 02 September 2023

100 PERINTAH ALLAH PADA MANUSIA YANG TERCATAT DI DALAM QURAN

100 PERINTAH ALLAH PADA MANUSIA YANG TERCATAT DI DALAM QURAN

INI POIN POIN REVOLUSI AKHLAK: 

1. Jangan berkata kasar.
(QS 3 – Ali Imran : 159)
2. Tahanlah marah.
(QS 3 – Ali Imran : 134)
3. Berbaiklah kepada orang lain.
(QS 4 – An Nisaa’ : 36)
4. Jangan sombong dan congkak.
(QS 7 – Al A’raaf : 13)
5. Maafkanlah kesalahan orang lain.
(QS 7 – Al A’raaf : 199)
6. Berbicaralah dengan nada halus dan bersopan.
(QS 20 – Thaahaa : 44)
7. Rendahkanlah suaramu.
(QS 31 - Luqman : 19)
8. Jangan mengejek orang lain. 
(QS 49 – Al Hujuraat : 11)
9. Berbaktilah pada orang tua (ibu bapak). 
(QS 17 – Al Israa’ : 23)
10. Jangan mengeluarkan kata yang tidak menghormati orang tua ( ibu bapak). 
(QS 17 – Al Israa’ : 23)
11. Jangan memasuki kamar pribadi ibu bapak tanpa izin. 
(QS 24 – An Nuur : 58)
12. Catatlah hutang-hutangmu.
(QS 2 – Al Baqarah : 282)
13. Jangan mengikuti orang secara membabi buta. 
(QS 2 – Al Baqarah : 170)
14. Berikanlah lanjutan waktu bila orang yang berhutang kepadamu dalam kesempitan. 
(QS 2 – Al Baqarah : 280)
15. Jangan makan riba’/membungakan uang
(QS 2 – Al Baqarah : 1)
16. Jangan melakukan korupsi) 
(QS 2 – Al Baqarah : 188)
17. Jangan ingkar atau melanggar janji* 
(QS 2 – Al Baqarah : 177)
*18. Jagalah kepercayaan orang lain kepadamu
(QS 2 – Al Baqarah : 283)
19. Jangan campur adukan kebenaran dengan kebohongan 
(QS 2 – Al Baqarah : 42)
20. Berlakulah adil terhadap semua orang
(QS 4 – An Nisaa’ : 58)
21. Tegakkanlah keadilan dengan tegas
(QS 4 – An Nisaa’ : 135)
22. Harta yang meninggal harus dibagikan kepada anggota keluarga
(QS 4 – An Nisaa’ : 7)
23. Wanita memiliki hak waris
(QS 4 – An Nisaa’ : 7)
24. Jangan memakan harta anak yatim
(QS 4 – An Nisaa’ : 10)
25. Lindungi anak yatim
(QS 2 – Al Baqarah : 220)
26. Jangan memboroskan harta dengan sewenang-wenangnya
(QS 4 – An Nisaa’ : 29)
27. Damaikanlah orang yang berselisih
(QS 49 – Al Hujuraat : 9)
28. Hindari perasangka buruk 
(QS 49 – Al Hujuraat : 12)
29. Jangan memfitnah orang
(QS 2 – Al Baqarah : 283)
30. Jangan memfitnah orang
(QS 49 – Al Hujuraat : 12)
31. Gunakan harta untuk kegiatan sosial
(QS 57 – Al Hadid : 7)
32. Biasakan memberi makan orang miskin
(QS 107 – Al Maa’uun : 3)
33. Bantulah orang fakir yang berada di jalan Allah
(QS 2 – Al Baqarah : 273)
34. Jangan menghabiskan uang untuk bermegah-megah
(QS 17 – Al Israa’ : 29)
35. Jangan menyebut-nyebut tentang sedekahmu
(QS 2 – Al Baqarah : 264)
36. Hormatilah tamu anda
(QS51AdzDzaariyaat26)
37. Perintahkan kebajikan setelah kita melakukannya sendiri
(QS 2 – Al Baqarah : 44)
38. Jangan berbuat kerusakan di muka bumi
(QS 2 – Al Baqarah : 60)
39. Jangan menghalangi orang datang ke masjid 
(QS 2 – Al Baqarah : 114)
40. Perangilah mereka yang memerangi mu
(QS 2 – Al Baqarah : 190)
41. Jagalah etika perang 
(QS 2 – Al Baqarah : 191)
42. Jangan lari dari peperangan 
(QS 8 – Al Anfaal : 15)
43. Tidak ada paksaan untuk memasuki agama (Islam)
(QS 2 – Al Baqarah : 256)
44. Berimanlah kepada para Nabi 
(QS 2 – Al Baqarah : 285)
45. Jangan melakukan hubungan intim di saat haid 
(QS 2 – Al Baqarah : 222)
46. Susuilah anak-anakmu selama dua tahun penuh
(QS 2 – Al Baqarah : 233)
47. Jauhilah hubungan intim di luar nikah 
(QS 17 – Al Israa’ : 32)
48. Pilihlah pemimpin yg pantas. Pilihlah pemimpin berdasarkan ilmu dan jasanya 
(QS 2 – Al Baqarah : 247)
49. Jangan membebani orang di luar kesanggupannya
(QS 2 – Al Baqarah : 286)
50. Jangan mau dipecah belah
(QS 3 – Ali Imran : 103)
51. Renungkanlah keajaiban dan penciptaan alam semesta ini
(QS 3 – Ali Imran 3 :191)
52. Lelaki maupun wanita mendapat balasan yang sama sesuai perbuatannya
(QS 3 – Ali Imran : 195)
53. Jangan menikahi mereka yang sedarah denganmu 
(QS 4 – An Nisaa’ : 23)
54. Keluarga harus di-imami oleh seorang lelaki
(QS 4 – An Nisaa’ : 34)
55. Jangan pelit
(QS 4 – An Nisaa’ : 37)
56. Jangan iri hati
(QS 4 – An Nisaa’ : 54)
57. Jangan saling membunuh
(QS 4 – An Nisaa’ : 92)
58. Jangan membela ketidakjujuran atau kebohongan 
(QS 4 – An Nisaa’ : 105)
59. Jangan bekerja-sama dalam dosa dan kekerasan
(QS 5 – Al Maa-idah : 2)
60. Bekerja samalah dalam kebenaran
(QS 5 – Al Maa-idah : 2)
61. Mayoritas bukanlah merupakan kriteria kebenaran 
(QS 6 – Al An’aam : 116)
62. Berlaku adil
(QS 5 – Al Maa-idah:8)
63. Berikan hukuman untuk setiap kejahatan 
(QS 5 – Al Maa-idah : 38)
64. Berjuanglah melawan perbuatan dosa dan melanggar hukum
(QS 5 – Al Maa-idah : 63)
65. Dilarang memakan binatang mati, darah dan daging babi
(QS 5 – Al Maa-idah : 3)
66. Hindari minum racun dan alkohol
(QS 5 – Al Maa-idah : 90)
67. Jangan berjudi 
(QS 5 – Al Maa-idah : 90)
68. Jangan menghina keyakinan atau agama orang lain 
(QS 6 – Al An’aam : 108)
69. Jangan mengurangi timbangan untuk menipu
(QS 6 – Al An’aam : 152)
70. Makan dan minumlah secukupnya
(QS 7 – Al A’raaf : 31)
71. Kenakanlah pakaian yang bagus di saat sholat
(QS 7 – Al A’raaf : 31)
72. Lindungi dan bantulah mereka yang meminta perlindungan 
(QS 9 – At Taubah:6)
73. Jagalah kemurnian 
(QS 9 – At Taubah : 108)
74. Jangan pernah putus asa akan pertolongan Allah 
(QS 12 – Yusuf : 87)
75. Allah mengampuni orang yang berbuat dosa kerana kebodohannya 
(QS 16 – An Nahl : 119)
76. Berserulah/ajaklah  kepada jalan Allah dengan cara yang baik dan bijaksana 
(QS 16 – An Nahl : 125)
77. Tidak ada seorangpun yang menanggung dosa orang lain 
(QS 17 – Al Israa’ : 15)
78. Jangan membunuh anak-anakmu kerana takut akan kemiskinan
(QS 17 – Al Israa’ : 31)
79. Jangan mengikuti sesuatu yang kamu tidak memiliki pengetahuan tentangnya 
(QS 17 – Al Israa’ : 36)
80. Jauhkan diri dari perkataan dan perbuatan yang tidak bermanafaat 
(QS23–Al Mu’minuun:3)
81. Jangan memasuki rumah orang lain tanpa izin pemilik rumah
(QS 24 – An Nuur : 27)
82. Allah menjamin balasan kebaikan hanya kepada mereka yang percaya kepada Allah 
(QS 24 – An Nuur : 55)
83. Berjalanlah di muka bumi dengan rendah hati
(QS 25 – Al Furqaan : 63)
84. Jangan melupakan kenikmatan dunia yang telah Allah berikan 
(QS 28–Al Qashash : 77)
85. Jangan menyembah Tuhan selain Allah
(QS 28 – Al Qashash:88)
86. Jangan terlibat dalam homosexual
(QS29–Al ‘Ankabuut : 29)
87. Berbuat baik dan cegahlah perbuatan munkar 
(QS 31 - Luqman : 17)
88. Janganlah berjalan di muka bumi dengan sombong
(QS 31 - Luqman : 18)
89. Wanita dilarang memamerkan diri
(QS 33 – Al Ahzab : 33)
90. Allah mengampuni semua dosa-dosa kita
(QS 39 – Az Zumar : 53)
91. Jangan berputus asa akan keampunan dari Allah
(QS 39 – Az Zumar : 53)
92. Balaslah kejahatan dengan kebaikan
(QS 41 – Fushshilat : 34)
93. Selesaikan persoalan dengan bermusyawarah
(QS 42–Asy Syuura : 38)
94. Orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang bertaqwa
(QS 49 – Al Hujuraat : 13)
95. Tidak ada dikenal biara dalam agama (Islam)
(QS 57 – Al Hadid : 27) 
96. Allah akan meninggikan darjat mereka yang berilmu 
(QS58–Al Mujaadilah11)
97. Perlakukan kaum bukan Islam dengan baik dan adil 
(QS60-Al Mumtahanah: 
98. Hindari diri dari sifat kikir 
(QS64–AtTaghaabun:16)
99. Mohon keampunan kepada Allah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang 
(QS73–AlMuzzammil;20)
100. Jangan menghardik orang yang meminta-minta
(QS 93–Adh Dhuhaa: 10).

Semoga bermanfaat.