Tampilkan postingan dengan label Kemursyidan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kemursyidan. Tampilkan semua postingan

Senin, 13 Mei 2024

Dzikrul Masyayih

Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim - Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim

Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin - Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin


 Syekh Nurhadi Syekh Mahmud Hamdari - Syekh Sa'Dun

Syekh Sanusi Syekh Busthomi - Syekh Husein Syekh Muhammad Siraj

Syekh Muhammad Zarkasyi Syekh ‘Abdul Karim - Syekh Ahmad Khatib Syekh Syamsudin


Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim - Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim

Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin - Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin


Syekh Murod Syekh ‘Abdul Fattah - Syekh ‘Utsman Syekh ‘Abdul Rahim

Syekh Abu Bakar Syekh Yahya Syekh Hisamudin - Syekh Waliyyuddin Syekh Nuruddin


Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim - Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim

Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin - Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin


Shekh Syarifuddin Syekh Syamsuddin - Syekh Muhamadinil Haitaki Syekh ‘Abdul Aziz

Syekh ‘ABdul Qadiril jilanii - Syekh Abi Sa’id Mubarak


Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim - Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim

Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin - Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin


Syekh Abilhasan ‘ALiyyil Haikari - Syekh Abilfaruj Syekh ‘Abdul Wahid

Syekh Abi Bakrin As-sibli - Syekh Junaedil Baghdadiyyi


Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim - Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim

Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin - Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin


Syekh Sirris Saqthi Syekh Ma’Rufil Karkhi - Syekh Abilhasan ‘ALiyyibni Musaa Rido'

Sayyidina Musaa Alkadzimi- Sayyidina Ja’Far Shodiq


Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim - Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim

Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin - Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin


Sayidina Muhamadanil baqir - Sayidna Zaenal A’Bidin

Sayidina Syahid Husein Ibni Fatimatazzahro - Sayidina ‘ALi Karramallohu Wajhah


Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim - Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim

Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin - Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin


Sayidinalmursalin Wahabibi Robbbil ‘ALamin –wa  Rasulullahi Ilaa Kaffatil Kholqi Ajmai’In

Muhamadun Sholaallohu ‘ALaihi Wasalam - Sayidina Malaa_ika Jibrilu


Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim - Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim

Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin - Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin


Rabul Arbab Wamu’Tiqir Riqobi - Allah Subhanahu Wata’alaa

Rabul Arbab Walhamdulilahi – Allah Robul ‘ALamina Wa Ta’Ala


Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim - Allahumah Dina Thoriqol Mustaqim

Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin - Thoriqotal Ambiya’I Wal Mursalin


Jumat, 20 Oktober 2023

Ke-Mursyidan


Seorang mursyid—karena memiliki tugas dan tanggung jawab sangat berat—harus memenuhi beberapa syarat, di antaranya:

Pertama, dia harus alim dan ahli dalam memberi pencerahan kepada para murid dalam hal ilmu fiqh, aqa’id, dan tauhid dengan pengetahuan yang dapat menyingkirkan segala purbasangka dan keragu-raguan dalam benak para murid terkait dengan hal-hal tersebut;

Kedua, mengetahui semua sifat kesempurnaan hati, semua adabnya, semua kegelisahan jiwa dan penyakitnya, serta mengetahui cara menyehatkan dan memperbaikinya;

Ketiga, pandai menyimpan rahasia para murid, tidak membuka aib muridnya tetapi selalu  mengawasinya dengan pandangan sufi yang tajam dan memperbaikinya dengan sangat bijaksana;

Keempat, selalu berlapang dada dan ikhlas, tidak ingin menerima pujian dan sanjungan, tidak membebani para murid dengan apa yang tidak sanggup mereka kerjakan atau apa yang kurang mereka suka;

Kelima, selalu bermurah hati dalam memberi pengajaran; berbagai pendapat yang lain menyatakan bahwa syarat seorang mursyid haruslah seorang wali berdasarkan dalil QS. al-Kahfi ayat 17.

Sementara itu dalam beberapa kitab seorang mursyid dipersyaratkan harus seorang yang tabakhur fil ilmi, berpengetahuan luas, sehingga mampu menjawab semua permasalahan yang diajukan oleh para murid, dan ada juga dipersyaratkan harus seorang yang kasyaf, mampu melihat kejadian di masa lampau dan di masa yang akan datang.

Baru pada sekitar tahun 1994 sebagian ulama Jawa Tengah memutuskan dalam bahtsul masail bahwa syarat menjadi seorang mursyid cukuplah mampu menjawab semua permasalahan yang diajukan oleh pengikutnya terutama yang berhubungan dengan soal ibadah.